Review 56 Degrees Cafe – Paskal Hypersquare

Nambah lagi nih cafe di Paskal Hypersquare, namanya 56 Degrees, walaupun saya juga ga ngerti kenapa namanya begitu ๐Ÿ˜› . Saya ke sana malam hari, jadi agak remang-remang pencahayaannya. Banyak orang yang bilang makanan di sini enak-enak, well…..kita coba aja deh.

Cafe ini terdiri dari 4 lantai. Lantai paling bawah hanya dapur saja, lantai 2 dan 3 untuk no smoking area, dan lantai 4 khusus smoking area.

Saya duduk di lantai 2, suasananya cukup nyaman, dekorasinya simple, so sorry saya ga sempat foto karena lagi banyak tamu lainย saat itu (saya ga mau sampe ngeganggu tamu lain). Overall satu lantainya memang ga terlalu besar, standar ukuran ruko di Paskal Hypersquare, jadi agak susah kalau mau beramai-ramai ke sini kecuali pisah meja.

Pas ngeliat daftar menunya, ternyata cukup unik juga menu makanan di sini, agak beda dari resto kebanyakan, termasuk makanan yang kita pesan ini juga unik menurut saya ๐Ÿ™‚ .

DSC03590 edit.jpg

Braised Beef Cheek (harga 60.000).ย Braised beef cheek served with saute vegetable, potato chips, egg, mashed potato or steamed rice, and watercress salad. Continue reading “Review 56 Degrees Cafe – Paskal Hypersquare”

Advertisements

Review Rumba Pizza – Pulau Samosir, Danau Toba

Halo, post ini sebenarnya titipan dari teman yang abis pulang travelling dari Medan dan Danau Toba ๐Ÿ˜€ , karena kita pikir siapatau berguna buat kalian yang mau ke sana. Kalau ke Pulau Samosir, katanya wajib coba deh ke resto ini, makanannya enak-enak. Kita selipkan juga beberapa foto pemandangan daerah Pulau Samosir-Danau Toba ya ๐Ÿ™‚

20160529_095604 edit.jpg

Continue reading “Review Rumba Pizza – Pulau Samosir, Danau Toba”

Sudirman Street: Review Rob Thai & Moon Coco House

Lagi-lagi ke Sudirman Street ๐Ÿ˜› , ternyata sekarang udah ada area baru lagi yang dibuka, katanya sih namanya Container Park. Sama aja koq dengan area lamanya, tapi yang jelas jadi lebih banyak counter makanannya ๐Ÿ˜€

DSC03230 edit.jpg

Saya memang sengaja datang ke sini sore sekitar jam 3-4an, soalnya suka males kalo ke sini ย malem, pengunjungnya rame banget dan suasananya jadi bising. Memang sih, sedikit yang udah buka counternya kalau sore gini, dan sedikit juga pengunjungnya (bisa dihitung jari). Continue reading “Sudirman Street: Review Rob Thai & Moon Coco House”

Review Dapoer Pandan Wangi

Kalo mau makan nasi timbel dan ala Sunda, kita sering mampirย ke Pandan Wangi. Tempatnya sih biasa saja, khas resto Sunda. Untuk rasanya lumayan enak ๐Ÿ™‚ favoritnya di sini adalah terong raos, tapi kali ini kita lagi bosan jadi pesan menu lain. Continue reading “Review Dapoer Pandan Wangi”

Review Ramen Hakata Ikkousha & Enoshima

Saya udah lama ga berkunjung ke sini, ooohh ternyata sekarang kedua resto ini (Hakata Ikkousha & Enoshima) yang bersebelahan jadi bersatu. Otomatis tempatnya jadi terasa lebih lega dan yang enaknya bisa sekaligus pesen ramen dari Hakata plus dessert dari Enoshima yang enak-enak ๐Ÿ™‚ meskipun kali ini saya ga beli dessertnya ๐Ÿ˜› cuma beli orange floatnya aja. Dulu sih saya pernah coba dessert dan kopi di Enoshima, rasanya enak semua.

DSC03094 edit.jpg Continue reading “Review Ramen Hakata Ikkousha & Enoshima”

Review AyamAyaman Dine In & Delivery

Di daerah Jalan Riau memang banyak sekali tempat makan, salah satunya AyamAyaman ini. Kita udah tau ada resto ini dari dulu, tapi dulu ga tertarik datang, karena kita kira ga akan enak rasanya. Well, ini hanya resto kecil di parkiran FO, jadi kita amat low-expect. Ternyata kita salah besar! Pas minggu lalu iseng nyobain makan ke sini, kita puas sekali loh dengan rasanya ๐Ÿ™‚ Very recommended!

DSC02790 edit.jpg

Continue reading “Review AyamAyaman Dine In & Delivery”

Review Nasi Campur Bintang

Saya ga tau banyak tentang Nasi Campur Bintang ini. Cuma diajakin makan ke sini sama temen, karena dia bilang nasi campur ini udah ada dari lama dan rasanya enak. Tempatnya ada di Jalan Kelenteng, deket Sekolah Waringin. Bisa parkir mobil di pinggir jalan.

Ownernya suami-istri, ramah sekali. Waktu ke sana lagi ramai banget, kayanya banyak yang abis dari kelenteng langsung ke sini. Tempatnya sih biasa saja, tapi pelanggannya banyak banget, ga brenti-brenti selalu ada yang order! Pegawai yang motongin dagingnya pakai sarung tangan plastik, keliatan bersih banget dan apik ๐Ÿ™‚ , a good point. Karena andalannya nasi campurnya, yaudah kita pesen itu aja deh. **Baca juga UPDATE-nya di bagian paling bawah ya ๐Ÿ™‚ *** Continue reading “Review Nasi Campur Bintang”