Review The Larder at 55

Baru tau bahwa resto ini udah buka, jadi kita cobain mampir ke sini šŸ™‚ . Masih 1 owner dengan resto Hummingbird di Jalan Progo dan Miss Bee di daerah Ciumbuleuit, The Larder at 55 ini terletak di Jalan Gandapura No. 55. Ekspektasi saya ternyata benar, harga makanannya memang agak mahal, sama halnya seperti di Hummingbird dan Miss Bee. Tapi lumayan lagi ada diskon 20% all menu, katanya sih sampai akhir bulan Juni 2016 ini šŸ™‚ .

The Larder artinya lemari makanan šŸ˜€ . Konsepnya lebih seperti small cafe/coffee shop. Pas dateng, kita langsung order dan bayar di kasirnya, baru setelah itu makanan kita akan dibuat. Meja dan kursi yang ada pun kebanyakan kecil-kecil hanya untuk 2-3 orang (small group). Desain interior dan dekorasinya dominan dengan kayu dan warna putih, cukup santai sih suasananya. Ada bunga-bunga juga, tapi ternyata itu adalah karangan bunga kiriman yang berisi ucapan selamat atas pembukaan restonya šŸ˜› .

DSC03166 edit.jpg

DSC03162 edit.jpg

Saya duduk di lantai bawah. Ada smoking area juga di lantai bawah sebelah luar. Dan ada lantai atasnya juga, tapi waktu itu katanya lagi full banget lantai atasnya, jadi saya ga ke atas.

DSC03174 edit.jpg

Pesanan ternyata cepat datangnya ke meja! Yang ini Hot Cappuccino (29.000) pesanan Lexie. Kata dia, rasanya standar saja.

DSC03178 edit.jpg

Yang ini minuman saya, Nutella Peanut Butter Shake (45.000). Ternyata disajikannya di cup plastik ini.

DSC03179 edit.jpg

Sesuai namanya, pakai Nutella dan Peanut Butter, lalu ada whip cream di atasnya. Sayangnya menurut saya terlalu encer jadi rasanya kurang enak. Kalau ga encer sih, bakal lebih enak šŸ™‚

DSC03189 edit.jpg

 

Kita juga pesen makanan beratnya.

DSC03182 edit.jpg

 

Spicy Oxtail Rice Bowl (69.000). Nasi kukus dengan buntut goreng pedas, tomat, lengkap dengan bawang goreng, selada dan emping.

DSC03185 edit.jpg

Rasanya enak šŸ™‚ pedasnya juga cukup, ga terlalu pedas sampe bikin bibir dowerr šŸ˜› . Cuma mangkuknya aja yang kurang nyaman, mendingan pakai mangkuk beling deh.

 

DSC03194 edit.jpg

Kalo saya pesan ini, namanya Scotch Eggs (79.000). Meat wrapped eggs, tomato reduction, broccoli, baby potatoes, parmesan.

Sekilas keliatannya seperti 2 kroket besar yah, tapi ternyata beda. Nah, saya belah dulu deh biar lebih jelas isinya.

DSC03197 edit.jpg

Jadi, isinya adalah telur yang agak meleleh šŸ˜› dibungkus dengan daging dan tepung roti. Enak juga rasanya, dan makan 2 kenyang pisan. Di bawahnya ada tomat yang dihancurkan, jadi seperti saus tomat alami (ga pake pengawet dsb). Lalu dimakannya bareng baby potatoes yang lumayan crunchy, sedikit brokoli, dan ada daun-daun kecil itu (gatau namanya apa šŸ˜› ).

Alamat:
The Larder at 55
Jl. Gandapura No. 55
Bandung

Telp. (022) 20510406

Instagram: @thelarder55

Twitter: @thelarderat55

Pros:
– Makanan lumayan enak
– Suasanya lumayan nyaman
– Ada smoking area

Cons:
– Tempatnya ga terlalu besar
– Agak mahal

Bakal datang lagi ke sini? Mungkin…..?

Daftar menunya di bawah ya šŸ™‚

DSC03171 edit.jpg

DSC03170 edit.jpg

Advertisements

2 thoughts on “Review The Larder at 55”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s