Review Tizi Restaurant

Resto Tizi ini dari dulu udah terkenal dengan steaknya yang enak dan rasanya ‘klasik’, alias bumbunya terasa jadul, ga macem-macem. Nahh udah lama ga ke sini, kalo dulu sih Lexie yang sering banget ke sini sama keluarganya karena dia suka rasa steaknya. Saya dulu cuma pernah makan omelet tomatnya, tapi sayang omeletnya rasanya mengecewakan 😦 bener-bener cuma omelet tipis dan isinya buah tomat yang diiris-iris tapi harganya mahal (sekitar 60ribu!). Jadi, kalo ke sini mungkin mendingan pesen menu steaknya aja deh.

DSC03354 edit.jpg

DSC03348 edit.jpg Continue reading “Review Tizi Restaurant”

Review Rumba Pizza – Pulau Samosir, Danau Toba

Halo, post ini sebenarnya titipan dari teman yang abis pulang travelling dari Medan dan Danau Toba πŸ˜€ , karena kita pikir siapatau berguna buat kalian yang mau ke sana. Kalau ke Pulau Samosir, katanya wajib coba deh ke resto ini, makanannya enak-enak. Kita selipkan juga beberapa foto pemandangan daerah Pulau Samosir-Danau Toba ya πŸ™‚

20160529_095604 edit.jpg

Continue reading “Review Rumba Pizza – Pulau Samosir, Danau Toba”

Sudirman Street: Review Rob Thai & Moon Coco House

Lagi-lagi ke Sudirman Street πŸ˜› , ternyata sekarang udah ada area baru lagi yang dibuka, katanya sih namanya Container Park. Sama aja koq dengan area lamanya, tapi yang jelas jadi lebih banyak counter makanannya πŸ˜€

DSC03230 edit.jpg

Saya memang sengaja datang ke sini sore sekitar jam 3-4an, soalnya suka males kalo ke sini Β malem, pengunjungnya rame banget dan suasananya jadi bising. Memang sih, sedikit yang udah buka counternya kalau sore gini, dan sedikit juga pengunjungnya (bisa dihitung jari). Continue reading “Sudirman Street: Review Rob Thai & Moon Coco House”

Review Tjiang Resto – Pasirkaliki

Akhir-akhir ini lagi suka ngulik tempat makan babi nih:P . Terus karena udah sering lewat Jalan Pasirkaliki, sering lihat juga ada resto ini, sebenarnya dulu bingung ini resto apa, ooh ternyata spesialis Babi Panggang Madu. Lokasinya di sebelah Hotel Grand Guci, dulunya adalah Bakut Sayur Asin Ahon (Bakut Ahon-nya udah pindah ke Jalan Pandu No.12). Continue reading “Review Tjiang Resto – Pasirkaliki”

Review The Larder at 55

Baru tau bahwa resto ini udah buka, jadi kita cobain mampir ke sini πŸ™‚ . Masih 1 owner dengan resto Hummingbird di Jalan Progo dan Miss Bee di daerah Ciumbuleuit, The Larder at 55 ini terletak di Jalan Gandapura No. 55. Ekspektasi saya ternyata benar, harga makanannya memang agak mahal, sama halnya seperti di Hummingbird dan Miss Bee. Tapi lumayan lagi ada diskon 20% all menu, katanya sih sampai akhir bulan Juni 2016 ini πŸ™‚ .

The Larder artinya lemari makanan πŸ˜€ . Konsepnya lebih seperti small cafe/coffee shop. Pas dateng, kita langsung order dan bayar di kasirnya, baru setelah itu makanan kita akan dibuat. Meja dan kursi yang ada pun kebanyakan kecil-kecil hanya untuk 2-3 orang (small group). Desain interior dan dekorasinya dominan dengan kayu dan warna putih, cukup santai sih suasananya. Ada bunga-bunga juga, tapi ternyata itu adalah karangan bunga kiriman yang berisi ucapan selamat atas pembukaan restonya πŸ˜› .

DSC03166 edit.jpg

Continue reading “Review The Larder at 55”

Review Dapoer Pandan Wangi

Kalo mau makan nasi timbel dan ala Sunda, kita sering mampirΒ ke Pandan Wangi. Tempatnya sih biasa saja, khas resto Sunda. Untuk rasanya lumayan enak πŸ™‚ favoritnya di sini adalah terong raos, tapi kali ini kita lagi bosan jadi pesan menu lain. Continue reading “Review Dapoer Pandan Wangi”

Review Ramen Hakata Ikkousha & Enoshima

Saya udah lama ga berkunjung ke sini, ooohh ternyata sekarang kedua resto ini (Hakata Ikkousha & Enoshima) yang bersebelahan jadi bersatu. Otomatis tempatnya jadi terasa lebih lega dan yang enaknya bisa sekaligus pesen ramen dari Hakata plus dessert dari Enoshima yang enak-enak πŸ™‚ meskipun kali ini saya ga beli dessertnya πŸ˜› cuma beli orange floatnya aja. Dulu sih saya pernah coba dessert dan kopi di Enoshima, rasanya enak semua.

DSC03094 edit.jpg Continue reading “Review Ramen Hakata Ikkousha & Enoshima”